Perbedaan Rem Tromol dan Rem Cakram
Rem merupakan spare part yang sangat penting dan vital untuk kendaraan. Fungsi rem adalah untuk memperlambat atau menghentikan laju kendaraan saat diperlukan. Jadi dapat dikatakan bahwa rem adalah piranti keselamatan saat berkendara. Pada dasarnya ada dua jenis rem yang umumnya digunakan pada mobil, yaitu rem tromol dan rem cakram. Kedua jenis rem tersebut memiliki sistem pengereman dan kelebihannya masing-masing, untuk lebih jelasnya berikut adalah perbedaan antara rem tromol dan rem cakram.
Rem Tromol
Rem tromol digunakan pada kendaraan lawas, seperti mobil klasik jenis minibus tahun 1986 atau yang lebih tua. Namun seiring berjalannya waktu, rem tromol kini juga digunakan untuk rem bagian depan maupun belakang dengan hidrolik. Rem tromol bekerja atas dasar gesekan antara kampas rem yang menempel pada sepatu rem (brake pads) dengan tromol (drum brake) yang ikut berputar karena pergerakan kampas rem. Dari gesekan tersebut laju kendaraan akan berkurang secara perlahan. Kelebihan rem tromol adalah dapat bekerja secara maksimal dengan beban angkut yang berat (heavy duty).
Rem Cakram
Berbeda dengan rem tromol, rem cakram menggunakan sistem pengereman yang lebih modern. Rem jenis ini sangat ideal untuk digunakan pada mobil dengan CC yang besar, seperti mobil jenis sedan sport. Rem cakram bekerja dengan menjepit cakram (disk brake) melalui kaliper (caliper) yang digerakkan oleh piston untuk mendorong kampas rem ke cakram. Jika dibandingkan dengan rem tromol, rem cakram memiliki lebih banyak kelebihan. Rem cakram dapat digunakan diberbagai suhu, tahan terhadap genangan air sehingga dapat menerjang banjir, memiliki sistem rem yang berpendingin di luar. Dia juga dilengkapi dengan ventilasi (ventilated disk).


Post a Comment